Selasa, 12 April 2011

Beberapa Jenis Payung Perlindungan Dari Takaful

FULNADI
Takaful Dana Pendidikan
Membantu Anda merancang masa depan gemilang untuk cita sang buah hati.

TAKAFULINK
Takaful Unit Link
Investasi menguntungkan yang dikelola secara syariah degan program asuraransi yang optimal.

Untuk diskusi dan simulasi:
Adhi - 08158044420
Syariah itu menentramkan

PAYUNG

Seperti biasanya hari ini aku melangkahkan kaki keluar dari rumah menuju tempat kerja. Perjalanan cukup lancar, setelah menaiki sepeda motor sampai stasiun dan menitipkannya di sana, aku naik kereta komuter. Menjelang sampai di stasiun tujuan, aku mulai was-was. Mendadak awan gelap muncul dan titik-titik air turun dari langit. Begitu turun dari kereta, hujan lebat pun turun. Tukang ojek payung sudah habis diburu oleh mereka yang terlebih dahulu turun. Aku hanya bisa berteduh di emperan stasiun dan melihat jam di tanganku, 10 menit lewat dari jam masuk kantorku. Hari ini pihak direksi memintaku melakukan presentasi di hadapan klien penting. Bila sampai terlambat apalagi gagal betapa kecewanya mereka. Kalaupun aku berlari menembus hujan, bagaimana dengan gadget-ku? Blackberry, iPod dan laptopku yang berisi presentasi akan rusak terkena air hujan.

Akupun teringat pesan istriku waktu berangkat tadi untuk membawa payung, namun dengan malas aku menolak dengan bermacam-macamlah alasan; repot bawanya, tas sudah penuh atau cuaca sedang cerah.

Begitulah keseharian dari kita, terkadang lalai terhadap hal-hal kecil. Ketika sedang sehat kita lupa memberikan perlindungan bagi diri kita. Sungguh suatu hal yang bijaksana apabila kita mulai dari sekarang mempersiapkan payung perlindungan bagi diri kita dan keluarga.

Sebagai orang yang diberikan Allah kelapangan pada saat ini, sudah kewajiban kita mempersiapakan segala sesuatunya mulai dari sekarang. Berpikir bijaksana adalah kuncinya. Bersama-sama keluarga kita akan menuai manfaatnya di waktu yang tidak kita duga.

So, silakan kontak saya buat yang ingin berdiskusi mengenai payung perlindungan bagi kita dan keluarga.

Salam Sejahtera.

Untuk diskusi dan simulasi:
Adhi - 08158044420
Syariah itu menentramkan

Selasa, 01 Maret 2011

Pada Mulanya

Selama ini kita merasa telah cukup menunaikan kewajiban terhadap harta yang kita miliki dengan membayar zakatnya, bersedekah, infaq dan sebagainya. Namun terkadang kita melupakan satu hal yang tak kalah penting, yaitu darimana asal mula harta yang kita miliki dan untuk keperluan apa kita belanjakan harta kita tersebut.

Hal ini yang menjadi pemikiran saya. Sebagai seorang muslim, tentunya saya akan membelanjakan harta saya untuk hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi saya dan keluarga, tidak membelanjakannya untuk sesuatu yang mudharat apalagi betentangan dengan agama. Namun terkadang saya lupa asal-usul harta yang saya miliki, bersumber dari yang halal atau haramkah? Belum lagi proses dalam mendapatkan dan membelanjakannya. Dalam ilmu syariah hal-hal tersebut merupakan satu-kesatuan, tidak dapat dipisah-pisahkan. Inilah yang harus kita sadari dari sekarang, karena itu akan mempengaruhi kadar keimanan kita kepada Allah. Islam mengajarkan agar kita tunduk sepenuhnya pada hukum-hukum Allah. Jadi sudah seharusnya kita berhati-hati dalam mengelola harta kita, namun bukan berarti takut dalam mendapatkan dan menggunakannya. Bukankan Allah yang memerintahkan kita untuk dapat meraih dunia sebanyak-banyaknya?

Untuk berdiskusi dan simulasi:
Adhi - 08158044420
Syariah itu menentramkan